DISKON SPESIAL KHUSUS HARI INI !
Mengenal 5 Jenis Habbatussauda di Dunia: Mana yang Terbaik untuk Terapi?
Habbatussauda memiliki banyak jenis dengan kandungan yang berbeda-beda. Kenali perbedaan.
HERBAL ENCYCLOPEDIARESEARCH
7/20/20263 min read
Jintan Hitam Asli: Mengapa Jenisnya Menentukan Khasiat?


Jintan hitam yang memiliki segudang khasiat, manfaat, dan merupakan jenis yang disabdakan oleh Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam adalah jenis tanaman dengan nama latin Nigella sativa. Namun, di pasar global, biji ajaib ini hadir dalam berbagai jenis yang diklasifikasikan berdasarkan negara tempat tumbuhnya.
Setiap jenis memiliki karakteristik fisik dan susunan kimiawi yang unik. Berikut adalah lima jenis Habbatussauda yang paling umum ditemui:
1. Jenis Balady
Berasal dari Saudi Arabia, dan ada yang mengatakan sebagiannya dari Mesir. Secara fisik, bijinya lebih berisi dan terlihat gemuk. Memiliki kandungan minyak yang lebih banyak dengan warna biji yang sangat hitam.
2. Jenis Habbasy
Berasal dari Ethiopia, meskipun sebagian importir di Indonesia kerap mengklaimnya dari Mesir (berdasarkan jalur impor, bukan tempat tumbuh). Secara kualitas berada di bawah kelas Balady karena tidak semua bijinya berisi gemuk, melainkan ada sebagian yang berbentuk gepeng. Bentuk yang gepeng ini sangat mempengaruhi jumlah kandungan zat di dalamnya, meski warnanya hampir sama dengan Balady.
3. Jenis Syuri
Berasal dari Syuriah (Syiria) dan sebagian dari Saudi. Kualitas bijinya hampir sama dengan Balady. Perbedaannya terletak pada warna yang lebih terang (bukan hitam pekat), dan bubuknya cenderung berwarna kecoklatan.
4. Jenis Sudan
Merupakan jenis Habbatussauda yang berasal dari negara Sudan.
5. Jenis Hindi
Berasal dari India. Memiliki ukuran biji paling kecil di antara jenis lainnya dengan warna yang lebih terang. Dari segi rasa, jenis Hindi adalah yang paling pedas.
Perbandingan Kandungan Aktif Berdasarkan Riset Ilmiah
Berdasarkan riset tersebut, pemilihan jenis habbatussauda harus disesuaikan dengan tujuan medisnya. Pada terapi yang membutuhkan kandungan Thymoquinone tinggi, jenis Hindi menjadi pilihan utama. Sebaliknya, jika terapi difokuskan pada penangkal radikal bebas, maka jenis Balady lebih menonjol karena tingginya sisi antioksidan.


Secara kasat mata, biji-biji ini mungkin terlihat mirip. Namun, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Iman Al Shaleh, seorang peneliti dari Departemen Biokimia, Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas King Saud di Arab Saudi, membongkar perbedaan kimiawi dari masing-masing jenis tersebut.
Penelitian ini memfokuskan pada kandungan alfatokoferol, betatokoferol, thymoquinone, transretinol, hingga selenium.
Hati-Hati! Perbedaan Habbatussauda Lokal dan Tanaman "Jintan" Lainnya
Apakah Habbatussauda tidak bisa tumbuh di Indonesia? Jawabannya bisa, dan memang terdapat jenis Habbatussauda lokal. Sayangnya, perbedaan kondisi geografis menyebabkan kandungan zat aktifnya tidak sebanyak produk yang diimpor. Oleh karena itu, habbatussauda lokal kebanyakan hanya digunakan sebagai bumbu dapur.
Selain itu, konsumen di tanah air harus sangat berhati-hati dalam mengenali nama "jintan", karena ada beberapa tumbuhan yang dinamai jintan namun sama sekali bukan Nigella sativa:
Cuminum cyminum
Ini adalah tanaman yang dikenal sebagai jintan putih.
Coleus amboinicus
Sering dimanfaatkan bagian daunnya dan oleh masyarakat luas disebut sebagai daun jintan.
Biasanya disebut druju atau jintan. Ciri fisiknya daunnya lebar bergerigi dan bijinya berbentuk bulat (bukan memanjang seperti Nigella sativa).
Argemone Mexicana
Pastikan produk kesehatan yang Anda konsumsi menggunakan ekstrak murni Nigella sativa premium dari wilayah geografis terbaik, agar khasiat dari keajaiban alam ini dapat bekerja optimal di dalam tubuh Anda.
Nigellive by Habbats
Solusi kesehatan herbal berstandar BPOM & Halal MUI. Pilihan jutaan keluarga Indonesia selama lebih dari 20 tahun.
Contact
(+62) 821-1601-8939
© 2026. All rights reserved.
